Berita
No Comments

Walikota Ajak PD MES untuk Sukseskan Pembangunan

Walikota Salatiga, Yuliyanto SE, MM, berharap kepada Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (PD MES) Kota Salatiga dapat menjadi motor pengembangan platform lembaga keuangan mikro syariah berbasis pemuda, mahasiswa dan pesantren, sehingga serta menjadi teladan bagi usaha percepatan pengembangan serta penerapan sistem ekonomi dan etika bisnis islami.

“Saya berharap sinergitas antara MES dan Pemerintah Kota Salatiga dapat terjalin baik, sehingga MES mampu menjadi pendorong pembangunan fisik dan sumber daya manusia di Kota Salatiga,” kata Walikota saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Salatiga periode 2019-2021 dan Workshop Pasar Modal Syariah, di Ruang Kaloka Gedung Setda Lantai 4, Jl Sukowati 51, Salatiga, Sabtu 13/04 lalu yang dihadiri Walikota bersamaWakil Walikota Muh Haris, Pengurus MES Provinsi Jawa Tengah dan Ketua Umum Pengurus Daerah MES Salatiga.

Sementara, Pengurus Wilayah MES Jawa Tengah, Rahmad Dwi Syaputra memaparkan, Pengurus Daerah MES Salatiga merupakan PD MES yang ke 8 setelah MES Solo Raya, MES Banyumas Raya, MES Kudus, MES Pekalongan, MES Rembang, MES Pati, MES Tegal  dan akan menyusun MES Daerah lainya di Jawa Tengah. Inisiasi di tahun 2019 adalah MES daerah Magelang.

Diakatakannya, program MES Jawa Tengah yang bisa disinergikan dengan MES Daerah meliputi Sharia Economic Forum Discussion, bekerjasama dengan Bank Indonesia, OJK dan  lembaga keuangan syariah serta institusi syariah lainnya di Jawa Tengah. Kegiatan bisa dilakukan dalam bentuk talkshow, seminar, diskusi terbatas, Focus Group Discussion (FGD), membahas isu-isu terkini terkait dengan perkembangan ekonomi, keuangan dan lembaga keuangan syariah.

““MES harus bisa bersinergi dengan program-program Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi syariah, antara lain program pemberdayaan kemandirian Pondok Pesantren dengan mendorong terbentuknya unit-unit usaha Ponpes, Linked Program menghubungkan unit usaha Ponpes dengan UMKM maupun dengan klaster pertanian/peternakan, pembentukan Forum Bisnis Ponpes, Panti Asuhan, UMKM, dan klaster-klaster binaan KPW BI Jateng, serta Pelatihan dan pendampingan brandingpackaging dan sertifikasi halal,” papar Rahmad Dwi Syaputra.

Lebih jauh, Rahmad berharap kepada pengurus baru untuk secara berkesinambungan, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang ekonomi syariah kepada seluruh lapisan masyarakat, dalam rangka membumikan ekonomi syariah, serta untuk meningkatkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan ekonomi syariah dalam rangka memberi peran dan penguatan terhadap tumbuh kembang industri syariah, baik yang bergerak dibidang lembaga keuangan syariah, perbankan syariah, asuransi syariah, pasar modal syariah, wisata syariah, rumah sakit syariah dan industri halal lainya di Jawa Tengah.

Selanjutnya, diharapkan PD MES dapat menjembatani kepentingan para pengusaha muslim, baik yang tergabung dalam asosiasi maupun mandiri, serta kepentingan masyarakat muslim baik secara komunitas maupun kelompok, masyarakat maupun perorangan, dalam peningkatan pengetahuan, skill dan sikap entrepreneurship melalui program sekolah kewirausahaan bagi calon wirausaha muslim dan wirausaha baru, bekerjasama dengan organisasi pengusaha, baik Kadin, Hipmi maupun Pemerintah Daerah, serta mampu memfasilitasi pendirian unit usaha atau unit produksi yang diinisiasi oleh pengusaha muslim di Jawa Tengah.

You might also like
Berita

More Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu